Harta Berharga
Karya: Alsyabilla S. V.
Kelas V Ta'awun, SD Al-Irsyad 02 Purwokerto
NALISCHA Fitriani, atau biasa dipanggil Icha. Dia seorang anak perempuan yang pintar dan solihah.
Suatu hari, di tempat tinggal Icha ada tetangga baru. Icha berkenalan dengan tetangga baru yang masih anak-anak, sebaya dengannya. Namanya Almia.
"Almia, kita ke taman yuk!" ajak Icha setelah berkenalan. Almia mengiyakan, lalu mereka berdua pergi ke taman.
Di taman, sudah banyak berkumpul teman-teman Icha yang lain. Ada Salwa, ada Dwito, ada Lena, ada Riri, ada Fakih, pokoknya banyaaak ... deh. Icha pun memperkenalkan Almia pada teman-temannya. Setelah kenal, Almia langsung asyik bercerita.
"Papaku punya seorang sahabat, namanya Om Tino. Om Tino bekerja jadi pencari harta di luar negeri. Satu minggu yang lalu, Om Tino menemukan harta karun. Harta berharga! Dan papaku diberi sedikit. Wah! Keluargaku akan kaya kalau begini caranya! Asyik kan?!" cerita Almia.
"Lho, memang Om Tino sudah izin menjadi pemilik harta itu?" tanya Salwa.
"Ya ... nggak tahu! Aku nggak urusan!" sembur Almia. "Tanya aja sama Om Tinonya!"
Teman-teman lainnya, semua juga ingin punya harta karun berharga. Ada juga yang iri. Mereka jadi cerewet tentang harta karun.
"Jangan ada yang iri. Itu biasa saja ..." ujar Icha, lalu berlari pulang ke rumahnya.
Di rumah Icha, Icha bertanya pada ibunya: "Ibu, si Almia, tetangga baru, dapat harta karun berharga. Teman-teman kayaknya banyak yang iri. Mmm ... aku ingin tahu Bu. Kita punya hata berharga nggak sih?"
Ibu tersenyum, dan menjawab: "Lho, ya punya, dong! Tentu punya dong, Icha! Kita semua punya harta berharga, asal digunakan baik-baik. Harta berharga itu ada di diri kita sendiri. Kebaikan kita, sifat baik kita, amal sholeh kita, itu harta berharga kita. Itu lebih berharga dari harta karun mana pun!"
Icha tersenyum ceria. Ia akan memberitahu tentang ini pada teman-temannya.
Ya, teman-teman! Kita punya harta berharga, asal kita pergunakan dengan baik sekali! :D








